POLINOMIAL
1]. Pengertian
Polinom atau suku banyak merupakan bentuk suku-suku yang banyaknya terhingga dan tersusun atas perubahan /variabel dan konstanta. Operasi yang berlaku pada polinomial hanyalah penjumlahan, pengurangan, perkalian, serta pangkat bilangan cacah bersusun tidak negatif.
2x⁴ + 4x³ + 8x - 10x + 15
Bentuk Polinomial diatas mempunyai ciri-ciri berikut :
1. Memuat satu variabel yaitu x
2. Pangkat tertinggi atau derajat yaitu 4
3. Koefisien Berturut-turut yaitu 2, 4, 8, -10, dan 15
4. Memiliki Suku tetap atau Konstanta yaitu 15
5. Berpangkat bilangan cacah tersusun
6. Memuat operasi matematika ( penjumlahan dan pengurangan )
1]. Pengertian
Polinom atau suku banyak merupakan bentuk suku-suku yang banyaknya terhingga dan tersusun atas perubahan /variabel dan konstanta. Operasi yang berlaku pada polinomial hanyalah penjumlahan, pengurangan, perkalian, serta pangkat bilangan cacah bersusun tidak negatif.
2x⁴ + 4x³ + 8x - 10x + 15
Bentuk Polinomial diatas mempunyai ciri-ciri berikut :
1. Memuat satu variabel yaitu x
2. Pangkat tertinggi atau derajat yaitu 4
3. Koefisien Berturut-turut yaitu 2, 4, 8, -10, dan 15
4. Memiliki Suku tetap atau Konstanta yaitu 15
5. Berpangkat bilangan cacah tersusun
6. Memuat operasi matematika ( penjumlahan dan pengurangan )
2]. contoh polinomial
• 2׳+3ײ+5×-3
• 4×⁴-3׳+7ײ+6×+10
• 2ײ-8×+20
• 2׳+3ײ+5×-3
• 4×⁴-3׳+7ײ+6×+10
• 2ײ-8×+20
3]. Bukan contoh polinomial
• 5×⅝+4×⁴-2ײ+5
• 10ײ+5×¾-4×½+3
• 20×¼-5×½+20×⅛+10
• 5×⅝+4×⁴-2ײ+5
• 10ײ+5×¾-4×½+3
• 20×¼-5×½+20×⅛+10
4]. Operasi polinomial (penjumlahan, pengurangan, dan perkalian)
F(×) = ׳+4ײ+2×+3
G(×) = ײ+2×+5
G(×) = ײ+2×+5
~ Penjumlahan
F(×) +g(×) =(׳+4ײ+2×+3)+(ײ+2×+5)
=׳+4ײ+2×+3+ײ+2×+5
=׳+4ײ+ײ+2×+2×+3+8
=׳+5ײ+4×+11
~pengurangan
F(×) -g(×) =(׳+4ײ+2×+3)-(ײ+2×+5)
=׳+4ײ+2×+3-ײ-2×-5
=׳+4ײ-ײ+2×-2×+3-5
=׳+3ײ-2
~perkalian
F(×).(g(×) =(׳+4ײ+2×+3).(ײ+2×+5(
=(×5+2×⁴+5׳)(4×⁴+8׳+20ײ)2ײ+4ײ+10×)(3ײ+6×+15)
=×5+6×⁴+15׳+27ײ16×+15
F(×) +g(×) =(׳+4ײ+2×+3)+(ײ+2×+5)
=׳+4ײ+2×+3+ײ+2×+5
=׳+4ײ+ײ+2×+2×+3+8
=׳+5ײ+4×+11
~pengurangan
F(×) -g(×) =(׳+4ײ+2×+3)-(ײ+2×+5)
=׳+4ײ+2×+3-ײ-2×-5
=׳+4ײ-ײ+2×-2×+3-5
=׳+3ײ-2
~perkalian
F(×).(g(×) =(׳+4ײ+2×+3).(ײ+2×+5(
=(×5+2×⁴+5׳)(4×⁴+8׳+20ײ)2ײ+4ײ+10×)(3ײ+6×+15)
=×5+6×⁴+15׳+27ײ16×+15
5]. Menentukan nilai polinomial
F(×) =×⁴+2׳+×-10
× =4
× =4
~dengan cara subtitusi
F(4)=4⁴+2(4)³+4-10
=256+128+4-10
=378
~dengan cara hornerhorner
F(4)=4⁴+2(4)³+4-10
=256+128+4-10
=378
~dengan cara hornerhorner
6]. Algoritma pembagian
~ dengan cara horner
7]. Teorima sisa
a] . teorima sisa 1
Jika suku banyak f(×) di bagi (×-k) maka sisa pembagian adalah f(k)
Contoh=
F(×) =׳+4ײ+6×+2. ;×+2
~dengan cara horner
~dengan cara subtitusi
F(-2)=׳+4ײ+6×+2
=-2³+4(-2)²+6(-2)+2
=-8+16+(-10)
=-2
b]. Teorima sisa 2
Jika suku banyak f(×) =a(×) -b maka akan bersisa f(b/a)
Contoh=
~dengan cara horner
~ dengan caracara Bersusun
c]. Teorima sisa 3
Jika suatu suku banyak f(×) di bagi (×-a) (×-b) maka sisanya p(×) +(q) dimn f(a) =pa+q dan f(b) =pb+q
F×/(×-a) (×-b) bersisa p×+q
Contoh=
F(×) =׳-2ײ+×+1/ײ-3×+2
Jika suatu suku banyak f(×) di bagi (×-a) (×-b) maka sisanya p(×) +(q) dimn f(a) =pa+q dan f(b) =pb+q
F×/(×-a) (×-b) bersisa p×+q
Contoh=
F(×) =׳-2ײ+×+1/ײ-3×+2
8]. Teorima faktor
Misalkan f (x) = p(×) . H (x) + S(×) , maka S (k) = 0.
Contoh:
F(×) =׳-2ײ-×+2
Jadi x3 – 2x2 – x + 2 = (x – 1)(x2 – x – 2)
= (x – 1)(x – 2)(x + 1)
x = 1 x = 2 x = –1
Jadi himpunan penyelesaiannya: {–1, 1, 2}














